Dandim 0813 Dan Kabulog Bojonegoro Gelar Diskusi Ketahanan Pangan Dengan AKP

Pemerintahan678 Dilihat

Bojonegoro,Terasbojonegoro.com – Komandan Kodim 0813 Bojonegoro dan Kepala Bulog Bojonegoro menggelar diskusi ketahanan pangan bersama Aktivis Kolam Pancing (AKP) dan sejumlah awak media, Jumat (11/4/2025).

Diskusi yang berlangsung di ruang kerja Dandim tersebut membahas permasalahan ketahanan pangan di Bojonegoro, khususnya penurunan harga gabah beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu awak media yang tergabung dalam AKP menjelaskan permasalahan yang di hadapi petani pada saat panen beberapa hari lalu. Diantaranya Petani mengeluhkan praktik tengkulak yang memanfaatkan keterbatasan alat panen (mesin combi).

“Tengkulak menekan petani agar menjual gabah dengan harga rendah; jika petani menolak, pemilik mesin combi tidak akan memanen padi mereka,” kata salah satu anggota AKP.

AKP menilai kurangnya alat panen milik pemerintah menjadi penyebab utama anjloknya harga gabah dan mengusulkan agar pemerintah daerah menyediakan minimal tiga mesin combi di setiap kecamatan.

Menanggapi Penyampaian dari AKP itu, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., menyampaikan apresiasi kepada AKP atas upayanya menyampaikan aspirasi petani.

Ia menekankan pentingnya sinergi untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

“mari kita bersama sama mengawal program pemerintah dan jangan lupa bahwa ini adalah NKRI memangil ” pesan Dandim.

Sementara itu, Kepala Bulog Bojonegoro menambahkan bahwa terbatasnya kapasitas penyimpanan Bulog di Bojonegoro turut berkontribusi pada penurunan harga gabah.
. Ia mendukung usulan AKP terkait penambahan mesin combi, gudang penyimpanan, dan mesin pengering padi di setiap kecamatan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi padi.

Kabulog juga berharap adanya peraturan daerah yang mengatur hasil pertanian untuk tidak dijual keluar daerah.(Red/Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *