Resmi Beroperasi Gerbang Wisata Bromo Tengger Semeru

Pemerintahan1737 Dilihat

Pasuruan,Terasbojonegoro.com – Operasional gedung Gerbang Wisata Bromo Tengger Semeru Pasuruan alias Tengger Culture Center (TCC) di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, resmi beroperasi.

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO)

Sementara Pekerjaan Penataan KSPN Bromo Tengger Semeru Tahap III oleh Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis serta Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Balai Prasarana Permukiman Wilayah I Provinsi Jawa Timur, Denny Kumara yang disaksikan Kepala Balai Prasarana Permukiman wilayah Jawa Timur Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Cipta Karya, Airin Saputri.

Selain penandatanganan BASTO, dioperasionalkannya TCC juga ditandai dengan pemasangan 1000 udeng secara serentak oleh undangan yang hadir sampai seluruh warga di wilayah Kecamatan Tosari.

Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis menegaskan bahwa serah terima operasional gedung TCC dari Pemerintah Pusat kepada Pemkab Pasuruan menjadi awal yang baik untuk kemajuan pariwisata di Kabupaten Pasuruan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat, karena ini menjadi awal yang baik untuk pariwisata di Kabupaten Pasuruan, terutama meningkatkan Jalur Koridor Pasuruan sebagai rute para wisatawan yang akan ke Gunung Bromo,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (30/12/2024).

Nurkholis meyakini pariwisata di Kecamatan Tosari akan semakin menggeliat. Sebab selain punya daya tarik alam yang sangat istimewa.

Pemkab Pasuruan di awal tahun 2025 mendatang berencana untuk menggelar event berskala nasional yang dapat menjadi pengungkit daya tarik wisatawan, yakni pemasangan 15.000 udeng secara serentak.

sementara Kepala Balai Prasarana Permukiman wilayah Jawa Timur Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Cipta Karya Airin Saputri mengucapkan selamat Kepada Kabupaten Pasuruan yang telah terpilih menjadi daerah dengan skala prioritas pembangunan Gerbang Wisata Bromo Tengger Semeru.

Sebab dari ratusan Kota/Kabupaten di Indonesia, hanya belasan daerah yang mendapatkan alokasi anggaran untuk bisa membangun kontruksi bangunan pendukung wisata di Kawasan TNBTS.

Dijelaskan Airin, pembangunan TCC menelan anggaran sekitar Rp 37 Milyar, dan pengerjaannya memakan waktu cukup singkat, yakni mulai Februari hingga Oktober 2024.

Dengan serah terima operasional penggunaan Gedung TCC, Airin berharap agar Pemerintah Kabupaten Pasuruan, dalam hal ini Dinas Pariwisata dapat bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait seperti kecamatan, desa hingga tokoh adat, tokoh masyarakat, maupun pihak swasta untuk meramaikan TCC dengan berbagai macam event wisata dan bisa dimanfaatkan untuk mengoptimalkan jumlah kunjungan wisata ke Gunung Bromo. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *