Bojonegoro,Terasbojonegoro.com – Lapangan Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, Sabtu (5/9/2026), berubah menjadi panggung semangat olahraga dan kebersamaan.
Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono tak hanya hadir menyaksikan laga final sepak bola tingkat Kecamatan Kedungadem, tetapi juga turun langsung ke lapangan.
Bersama jajaran Pemkab Bojonegoro Football Family, Bupati Setyo Wahono ikut ambil bagian dalam laga eksibisi menghadapi AKD Kedungadem.
Berbalut semangat kompetitif namun tetap penuh keakraban, pertandingan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari masyarakat yang memadati area lapangan.
Aksi Bupati Setyo Wahono bersama Pemkab Bojonegoro Football Family menjadi warna tersendiri dalam perayaan kemerdekaan.
Laga eksibisi tersebut menunjukkan bahwa sepak bola bukan sekadar soal skor dan kemenangan, tetapi juga tentang membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menciptakan ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat.
Usai laga eksibisi, atmosfer pertandingan semakin memanas ketika dua tim terbaik bertemu di partai final sepak bola tingkat Kecamatan Kedungadem.
Desa Kedungadem berhadapan dengan Desa Kepohkidul dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh semangat.
Tim Kepohkidul FC tampil impresif dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 3-1 setelahh melibas Kedungadem FC .
Peluit panjang menjadi penanda kemenangan sekaligus mengantarkan Kepohkidul FC sebagai juara kompetisi sepak bola tingkat Kecamatan Kedungadem.
Bupati Setyo Wahono kemudian menyerahkan trofi kepada tim Desa Kepohkidul FC . Penyerahan trofi tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan, kerja keras, kekompakan, dan sportivitas yang telah ditunjukkan seluruh pemain sepanjang kompetisi.
Geliat olahraga di desa dan kecamatan harus terus didorong. Kompetisi sepak bola menjadi wadah yang efektif untuk menemukan dan mengembangkan bibitbibit atlet muda Bojonegoro.
Semangat bertanding juga terlihat dari para pemain dan suporter kedua kesebelasan. Meski saling berhadapan selama pertandingan, suasana persaudaraan tetap terjaga hingga laga berakhir.
Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat dirayakan melalui aktivitas yang sehat, positif, dan membangun.
Sepak bola menjadi medium untuk menyatukan masyarakat melalui semangat fair play, gotong royong, sportivitas, dan persaudaraan.
Dari lapangan Desa Tumbrasanom, semangat kemerdekaan kembali bergema lewat sepak bola: bertanding dengan semangat, menang dengan sportivitas, dan tetap bersaudara setelah peluit panjang berbunyi. (Red).







