Pawai budaya Sarana Untuk Melestarikan Tradisi Nusantara Di Tengah Arus Modernisasi

News406 Dilihat

Bojonegoro, Terasbojonegoro.com – Pawai budaya tingkat SLTP/SLTA dan umum dalam rangka HUT RI ke-81 diselenggarakan secara meriah di Kedungadem pada senin (31/8/2028).dan diikuti 17 kontingen dari instansi pemerintah, perwakilan warga dan sekolah yang secara resmi diberangkatkan langsung oleh Camat Kedungadem Sahlan S.Ag dan dihadiri oleh Forkopimcam.

Rute pawai budaya kali ini titik pemberangkatan di Lapangan Desa Mlideg dan berakhir di rumah joglo Desa Kedungadem.

Pawai budaya menjadi sarana bagi masyarakat untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan dan melalui parade bertema sejarah atau perjuangan, generasi muda diajak untuk menghargai nilai-nilai patriotisme.

Pawai ini memberikan ruang bagi sekolah, komunitas, dan warga desa di wilayah kecamatan kedungadem untuk berkreasi. Mereka dapat menampilkan gerak jalan kreasi, kostum tematik, maket unik, hingga pertunjukan seni modern

Sedana ST Selaku ketua panitia menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, baik dari pimpinan sekolah, adik-adik pelajar SLTP/SLTA, maupun kelompok masyarakat umum. Kreativitas, kostum adat, atraksi seni, dan visual kemerdekaan yang Anda tampilkan hari ini sungguh luar biasa dan memperlihatkan semangat juang yang tinggi.

” Kegiatan pawai budaya ini bukan sekadar ajang pamer kemeriahan busana atau kreativitas semata. Lebih dari itu, momentum ini harus kita maknai sebagai ruang refleksi bersama mengenai identitas kita ” bebernya

lanjut Sedana, kegiatan Ini adalah perjalanan simbolik dari keberagaman menuju persatuan, dan dari kebersamaan menuju kemajuan bangsa. melalui keterlibatan aktif generasi muda tingkat SLTP/ SLTA, untuk menanamkan kecintaan mendalam terhadap budaya Nusantara sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga.

Sementara dalam sambutanya Camat Kedungadem Sahlan S.Ag mengatakan, Ia atas nama Pemerintah Kecamatan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, para peserta dan seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi dengan luar biasa.

Pawai Budaya tingkat umum ini bukan sekadar hiburan atau tontonan musiman. Agenda ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama untuk melestarikan kekayaan adat, seni, dan budaya lokal di tengah arus modernisasi, Keberagaman kostum, kreativitas, dan kesenian yang ditampilkan hari ini mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

tidak lupa Camat Kedungadem juga
mengucapkan terima kasih juga kepada seluruh Kepala SMP, SMA, dan seluruh Peserta pawai budaya yang telah berpartisipasi di dalam pelaksanaan pawai budaya pada senin (31/08/2026).

“Saya yakin, tanpa partisipasi panjenengan, tanpa partisipasi masyarakat, tanpa partisipasi lembaga, kami panitia dan juga kami tidak mungkin bisa melaksanakan kegiatan dengan baik dan lancar ” ucapnya.

Ia menambahkan Pawai Budaya tingkat SLTP/SLTA dan umum dalam rangka mengembangkan budaya,melestarikan, menjaga, merawat, serta memelihara.

Ia berharap setiap momen Pawai Budaya tetap mengagungkan nilai budaya Indonesia, budaya lokal yang sangat agung, sopan dan juga estetik, keindahan dikemas dengan kesopanan, dan kesopanan dilakukan dalam pelaksanaan kehidupan sehari-hari sebagai orang yang berakhlak.

” Pawai budaya merupakan sarana edukasi dan selebrasi yang efektif untuk mengedepankan identitas nasional, memperkuat rasa nasionalisme, serta melestarikan kekayaan tradisi Nusantara di tengah arus modernisasi ” imbuhnya.

“dalam melaksanakan pawai budaya dengan tetap menjunjung nilai-nilai kesederhanaannya serta menanamkan jiwa kebangsaan, jiwa perjuangan yang harus kita gelorakan ke setiap generasi secara terus-menerus ” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini berbagai lapisan masyarakat dapat melihat, mengenal, dan mengapresiasi keberagaman budaya Indonesia secara langsung,(Ek).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *