Peringati HUT Bhayangkara ke-80 Polsek Kedungadem Gelar Tasyakuran

Polri989 Dilihat

Bojonegoro,Terasbojonegoro.com – Acara potong tumpengan di Polsek Kedungadem Polres Bojonegoro Polda Jawa Timur digelar secara sederhana dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. mengusung tema utama “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”

kegiatan tersebut berlamsung di Mapolsek Kedungadem(2/7/2026) yang dihadiri oleh Forpimcam Kedungadem,Kepala KUA Kedungadem Dai Kamtibmas, ketua BKP ,Kepala Desa se- Wilayah Kec Kedungadem dan undangan lainya

Dalam.sambutanya AKP Mat Suiswanto Kapolsek Kedungadem mengucapkan terima kasih atas kahadiran tamu undangan dalam rangka Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.

” Mudah-mudahan Polri tetap dipercaya masyarakat, tetap melayani dengan ikhlas, mengayomi dengan baik kepada masyarakat, khususnya di Kedungadem ini, sehingga wilayah kec Kedungadem aman, tertib, masyarakat bisa menjalankan aktivitas dengan tenang ” ucapnya.

Delapan puluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat bagi Kepolisian Republik Indonesia. Sepanjang perjalanan sejarah ini, Polri terus diuji oleh perubahan zaman dan tantangan kamtibmas yang semakin kompleks.

Peringatan ini menjadi momentum penting bagi kami di tingkat Polsek untuk memperbarui komitmen agar senantiasa bekerja secara profesional, berintegritas, dan melayani sepenuh hati. Sesuai dengan tema tahun ini, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”,

paradigma kami telah sepenuhnya bergeser dari sekadar pengamanan menuju pelayanan publik yang prima.

Sinergitas Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat dan kondusivitas di wilayah hukum kita tidak akan pernah terwujud tanpa adanya kerja sama yang solid.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada jajaran TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh warga ” ucapnya.

Lanjut Kapolsek, Sinergitas ini harus terus diperkuat demi menangkal berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari kenakalan remaja, bahaya narkoba, judi online, hingga menjaga kerukunan antarwarga.

saat ini tidak hanya membutuhkan rasa aman, tetapi juga mendambakan kehadiran polisi yang responsif, humanis, tegas namun lembut dalam melayani. Oleh karena itu, di momen yang sakral ini, kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk memberikan masukan, kritik, maupun saran yang membangun atas kinerja Polsek selama ini.

Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami, dan kepercayaan itu hanya bisa dibangun melalui konsistensi sikap dan tindakan kami di lapangan.

kepada seluruh anggota Polsek agar senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, dan keikhlasan dalam bertugas. Jadikan profesi ini sebagai ladang ibadah untuk mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

“Terima kasih atas segala perhatian, dukungan, Semoga Polri semakin dicintai dan selalu dekat di hati masyarakat. Dirgahayu Bhayangkara ke-80 Polri untuk Masyarakat, ” ungkapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Forpimcam Kedungadem yang telah terjalin karena Kedungadem ini tanggung jawab bersama.

” Alhamdulillah saya satu tahun setengah tidak ada kejadian yang mengganggu ketertiban masyarakat ‘ ujarnya.

Kapolsek juga mengatakan kejadian yang menonjol dan sering terjadi di wilayah nomor satu laka lantas, salah satu penyebab kecelakaan diawali dari pelanggaran pengendara itu sendiri

Yang kedua itu masalah KDRT dan yang ketiga adalah masalah batas tanah. Kejadian tersebut perlu kita atensi bersama-sama,

sekali lagi terima kasih sinergitasnya
bisa sama -sama menjaga Kedungadem dalam keadaan aman, tertib. Mudah – mudahan ke depan tetap aman dan kondusif.

sementara Camat Kedungadem dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat hari ulang tahun Bhayangkara yang ke-80. Pengabdian yang ke-80 tahun ini Polri tidak semakin mudah mengabdinya, tantangannya semakin berat sekarang, zaman era keterbukaan, era digital, era medsos, polisi juga harus mengabdinya berbeda Karena apa? Setiap langkah, setiap ke- gerakan, setiap kebijakan, bahkan setiap hal yang menyangkut urusan hukum, urusan keadilan, urusan pidana, itu disorot oleh masyarakat semakin tajam sehingga kinerja Polri dinilai oleh masyarakat, tingkat kepuasannya dinilai, tingkat citra positifnya dinilai.

” saat ini tingkat kepercayaan masyarakat mencapai 76 % harus diapresiasi dan perlu ditingkatkan sehingga kondisi ini juga menuntut semua personil untuk semakin mendekat kepada masyarakat ” tandasnya,(Red/Tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *