Bojonegoro,Terasbojonegoro.com – Musrenbangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa ) adalah forum musyawarah tahunan yang mempertemukan pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan elemen masyarakat untuk menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa) untuk tahun anggaran berikutnya.
seperti yang dikakukan oleh Pemdes Panjang Kec Kedungadem, Kab Bojonegoro ,Jawa Timur melaksanakan Musrenbangdes yang berkangsung di balai desa senin (15/6/2026) siang yang dihadiri oleh Kepala Desa ,Parangkat Desa,BPD, Pendamping Desa,RT,RW tokoh masyarakat,Tokoh pemuda dan udangan lainya.
Melalui Musrenbangdes warga desa diberikan ruang penuh untuk menyuarakan aspirasi, mengusulkan kebutuhan wilayahnya, dan ikut menentukan arah masa depan desa mereka.
Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 Desa Panjang disusun berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa yang dilaksanakan pada tahun 2025 dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan desa.
Dalam RKPDes Tahun 2026 telah ditetapkan beberapa kegiatan prioritas yang diharapkan dapat mendukung peningkatan infrastruktur desa dan pelayanan kepada masyarakat.
Namun demikian, setelah ditetapkannya pagu Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2026, terjadi penyesuaian terhadap kemampuan keuangan desa sehingga tidak seluruh kegiatan yang telah direncanakan dapat dianggarkan dan dilaksanakan pada tahun berjalan.
Dalam sambutanya Kades Panjang Menyampaikan, Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan RKPDes Tahun 2026, ada beberapa usulan prioritas yang belum bisa kita laksanakan tahun ini. Hal tersebut bukan karena usulannya tidak penting, tetapi karena kemampuan anggaran desa yang tersedia masih terbatas setelah penetapan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa.
Pemerintah Desa tetap berkomitmen untuk memperjuangkan usulan-usulan tersebut, baik melalui APBDes pada tahun berikutnya maupun melalui bantuan pendanaan dari Pemerintah Kabupaten dan sumber pendanaan lainnya.
” Alhamdulillah, meskipun anggaran terbatas, pada tahun 2026 kita masih dapat melaksanakan beberapa kegiatan pembangunan, di antaranya pembangunan saluran air, pemadatan jalan di Dusun Tlawah, serta dukungan pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih yang diharapkan dapat mendukung peningkatan ekonomi masyarakat desa ” jelasnya.
Kades juga mengatakan, Saat ini pemerintah pusat maupun daerah sedang fokus pada ketahanan pangan, penguatan ekonomi masyarakat, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan infrastruktur dasar.
Oleh karena itu, Pemerintah Desa Panjang akan terus berupaya menyesuaikan program pembangunan desa agar sejalan dengan kebijakan tersebut dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Untuk Tahun 2027, pembangunan Jalan Beton Dusun Tlawah direncanakan menjadi salah satu prioritas utama. Namun semua usulan masyarakat tetap akan kita tampung dan kita bahas bersama dalam musyawarah desa dengan mempertimbangkan kebutuhan, manfaat, dan kemampuan keuangan desa yang tersedia.
” Kami berharap seluruh masyarakat dapat terus memberikan dukungan dan masukan agar pembangunan di Desa Panjang dapat berjalan dengan baik, merata, dan sesuai dengan kebutuhan warga ” tandasnya,(Red/Tin)?







