Bojonegoro,Terasbojonegoro com – Bulan ramadhan yang penuh berkah Koramil 0813/08 Kedungadem bersama pemerintah desa Kesongo Kec Kedungadem Kab Bojonegoro Jawa timur menggelar bazar ramadhan dan pembagian takjil kepada pengguna jalan .
Kegiatan dikuti oleh jajaran Koramil Kedungadem ,kepal desa Kesongo yang berlangsung di halaman KDMP (koperasi Desa Merah Putih ) Desa Kesongo minggu (8/3/2026) sore .
Peltu Lasuri Kasi Bati Tuud Koramil 0813/08 Kedungadem mengatakan Bazar Ramadan dan pembagian takjil di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kesongo ini bertujuan memperkuat ekonomi desa, menyediakan bahan pokok murah (minyak goreng), dan mengenalkan gerai KDMP sebagai pusat ekonomi.
Bazar Ramadhan ini menyediakan produk UMKM lokal, sembako minyak goreng dengan harga di bawah pasar.
lanjut Peltu Lasuri Pembagian Takjil dilakukan bersamaan dengan bazar sebagai wujud kepedulian sosial TNI kepada masyarakat dan pengguna jalan.
kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan bulan Ramadhan selalu identik dengan keberkahan bagi umat Islam, selain menjadi momentum peningkatan spiritual.
Di sisi lain, Ramadhan juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Tujuan utama pembagian takjil dan bazar Ramadhan adalah untuk meningkatkan kepedulian sosial, mempererat silaturahmi, serta meraih keberkahan pahala dengan berbagi sedekah makanan bagi orang yang berpuasa.
” Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekonomi desa, menyediakan bahan pokok murah (minyak goreng, sembako), dan mengenalkan gerai KDKMP sebagai pusat ekonomi ” ucap Peltu Lasuri
Sementara Kusnadi Kades Kesongo mengatakan, ia menyambut baik adanya kegiatan bazar ramadhan dan pembagian takjil yang dilaksanakan oleh jajaran Koramil Kedungadem .
Kegiatan ini juga untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwa KDKMP desa Kesongo saat ini sudah selesai pembangunan gedungnya .
Ia berharap kedepan masyarakat desa Kesongo nantinya bisa ikut menjadi anggota KDKMP untuk meningkatkan taraf hidup, menciptakan lapangan kerja, dan membangun kemandirian ekonomi desa melalui partisipasi aktif warga.
” Dengan menjadi anggota KDMP , masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi objek penerima bantuan, tetapi aktif dalam unit usaha yang dikembangkan, seperti UMKM, simpan pinjam, dan unit pangan ” tandanya,(Tin).













