Reses Masa sidang Ke 1 Anggota DPRD Bojonegoro Sutikno Tampung Aspirasi Masyarakat

Politik4023 Dilihat

Bojonegoro,Terasbojonegoro.com – Reses anggota DPRD Bojonegoro adalah kegiatan yang dilakukan oleh anggota DPRD untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan menyerap kebutuhan warga di daerah pemilihan.

Kegiatan ini dilakukan oleh Sutikno Anggita DPRD Bojonegoro dari Parta Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam masa sidang ke 1 tahun 2026 di Dusun Beton Desa Megale Kec Kedungadem Kab Bojonegoro Jawa Timur.

acara tersebut dihadiri oleh Sahlan Camat Kedungadem, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemuda dan undangan lainya.

Beberapa aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam reses tersebut antara lain pembangunan Infrastruktur di desa harus terus. berlanjut ,ketersediaan pupuk,peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan warga

menerima berbagi aspirasi dari masyarakat anggota DPRD Bojonegoro Sutikno dari Partai Kebangkitan Bangsa mengatakan bahwa Hasil reses ini digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan dan program kerja pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti dan dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)

“kegiatan reses dapat menjadi jembatan antara DPRD dan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih berpihak kepada kesejahteraan rakyat “ucapnya.

Sementara dalam sambutanya Camat Kedungadem menyampaikan kegiatan reses ini intinya ingin menjaring aspirasi masyarakat karena apa, Pemerintah Daerah itu adalah Bupati dengan DPRD sehingga kerjasama Bupati dan DPRD itu satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.seandainya aspirasi dari masyarakat belum terealisasi tahun ini harus sabar dan memahami kondisi keuangan pemerintah daerah.

‘ kalau ada usulan dari masyarakat yang mungkin belum bisa terealisasi tahun 2026 bukan karena kesengajaan pak Sutikno karena memang kondisi keuangan pemerintah tidak setinggi pada tahun-tahun yang kemarin sehingga semuanya harus menyadari kondisi saat ini ‘ bebernya.

masih menurut Camat Kedungadem Saat ini anggaran dari pemerintah pusat yang diberikan ke daerah sekarang mengalami penurunan alias defisit tidak seperti tahun tahun sebelumnya termasuk dana transfer dari pemerintah pusat ke Kabupaten Bojonegoro juga berkurang sehingga berdampak pada semua program pemerintah.

Lanjutnya, Bupati Wahono dan wakil Bupati Nuril Azizah sudah menggelontorkan program beasiswa untuk mahasiswa melalui fasilitas pendidikan, diharapkan warga Bojonegoro jangan sampai ada yang putus sekolah sehingga indeks Pembangunan Manusia ( IPM ) semakin tinggi

ia juga berharap masyarakat Kedungadem jangan ada yang putus sekolah,dengan pendidikan yang baik daya beli meningkat ekonomi juga meningkat .

‘ dengan anggaran yang sekarang ini terbatas wajib menciptakan kondisi masyarakat yang sehat sehingga program nasional Pak Prabowo termasuk program cek kesehatan gratis yang sebentar lagi juga akan dilaksanakan lagi di Kabupaten Bojonegoro dimanfaatkan oleh masyarakat ” pungkasnya(Red/Tn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *