Masyarakat Antusias Menyaksikan Pagelaran Wayang Kulit Untuk Memeriahkan HJB ke-348 Di Kedungadem

News1504 Dilihat

Bojonegoro,Terasbojonegoro.com –
Pagelaran wayang kulit dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-348 tahun 2025 diselenggarakan di halaman yayasan Gundul Roso Desa Kedungadem Kab Bojonegoro Jawa Timur Sabtu (15/11/2025) malam.

Acara ini menampilkan dalang ternama, Ki Anom Dwi Jokangko dari Solo
serta dihadiri Kepada Dinas Kebudayaan dan pariwisata mewakili Bupati Wahono, Sutikno Anggota DPRD Bojonegoro Forpimcam , Kepala Desa se Kec Kedungadem dan tamu undangan lainya .

pagelaran wayang kulit ini dengan Lakon ” “Semar Mbangun Khayangan”.

Semar adalah seorang tokoh yang dianggap sebagai dewa yang memiliki kekuatan dan kebijaksanaan.

Semar, sebagai simbol kebijaksanaan dan kekuatan, dapat menjadi inspirasi bagi manusia untuk melakukan kebaikan dan menciptakan keadaan yang lebih baik.

Acara ini juga dimeriahkan oleh Tarian dari sanggar gandul roso dan sanggar Gaseka serta menghadirkan lawak Andik TB dan cak Slendro.

Pagelaran wayang kulit ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Bojonegoro dalam melestarikan budaya dan tradisi Jawa, khususnya wayang kulit, yang merupakan salah satu warisan budaya Indonesia juga bertujuan untuk menghibur masyarakat dengan cerita-cerita yang menarik dan penuh makna.

kades Kedungadem menyampaikan pagelaran wayang kulit kali ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Bolonegoro dan Haji Lamidi Jimad selaku ketua Yayasan Gandul Ploso.

sementara Lamidi jimad mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pagelaran wayang kulit malam ini .

” semoga kegiatan ini dapat menghibur masyarakat yang hadir ” katanya.

dalam kesempatan tersebut Welly Fritama, SSTP Kadin Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro mengatakan dengan adanya pagelaran wayang kulit yang dimeriahkan berbagai tarian dari sanggar yang ada di kedungadem menunjukan bahwa Kedungadem punya potensi kebudayaan,

“pagelaran wayang kulit kali ini kolaborasi Pemkab Bojonegoro dengan pemdes Kedungadem dan yayasan gandul roso ” ucapnya.

lanjut Welly, Pemkab Bononegroo sangkat serius memperhatikan. kebudayaan dan saat ini Pemkab Bojonegoro sedang mengikuti Unesco Global Geopark.

‘ Geopark Bojonegoro memiliki 27 situs yang tersebar di wilayahnya, meliputi kekayaan geologi, biologi, dan budaya. Situs-situs ini meliputi warisan geologi seperti Petroleum System Wonocolo, Antiklin Kawengan, Kayangan Api, dan Fosil Purba Gigi Hiu, serta warisan budaya dan biologi yang beragam ” tandasnya,(Red/Tn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *