Gelar Demo Warga Ringin Tunggal Bojonegoro Tolak Tambang Ilegal

Desa836 Dilihat

Bojonegoro,Terasbojonegoro.com – Ratusan warga Desa Ringin Tunggal, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar demonstrasi menolak beroperasinya kembali tambang pasir ilegal di lahan negara setempat, yang dikenal sebagai area Solo Valley.

Aksi ini berlangsung selama beberapa hari, mulai Rabu (23/4/2025) hingga Sabtu (26/4/2025).

Penolakan warga terhadap aktivitas penambangan ilegal ini telah disampaikan secara resmi melalui berbagai saluran, termasuk melalui perwakilan BPD dan Kepala Desa. Namun, kemunculan alat berat di lokasi tambang pada Rabu (23/4/2025) memicu demonstrasi besar-besaran.

Para demonstran memperlihatkan penolakan mereka dengan spanduk dan poster. Suasana demonstrasi tegang, menunjukkan tekad kuat warga untuk melindungi lingkungan.

Kepala Desa Ringin Tunggal, Fandil, turut serta dalam demonstrasi dan menyatakan dukungan penuh terhadap aksi warganya.

Ia juga mendesak agar pihak-pihak yang terlibat, termasuk oknum perangkat desa jika terbukti terlibat, diproses secara hukum.

Irham, tokoh pemuda Desa Ringin Tunggal, mengungkapkan kecurigaan adanya keterlibatan “M,” seorang yang dikenal sebagai mafia perusak alam dengan rekam jejak buruk di Kecamatan Padangan.

Keterlibatan “M” semakin meningkatkan kemarahan warga dan memperkuat tekad mereka untuk melawan praktik tambang ilegal ini.

Irham juga menyoroti lemahnya pengawasan dan penegakan hukum terkait perizinan galian C.

“pentingnya penegakan UU Nomor 4 Tahun 2009 dan UU Nomor 3 Tahun 2020 untuk melindungi lingkungan dan masyarakat dari praktik tambang ilegal ” ujar Irham.

Demo di Ringin Tunggal ini menjadi simbol perlawanan warga dalam menjaga lingkungan dan memperjuangkan keadilan.(Red/Wit).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *