Warga Kedungadem Keluhkan Bau Menyengat Dari Kontainer Sampah Pasar

News693 Dilihat

Bojonegoro,Terasbojonegoro.com – Tutik, warga Desa Kedungadem, mengeluhkan bau menyengat yang berasal dari kontainer sampah yang terletak di samping rumahnya. Bau tersebut sangat mengganggu aktivitas dan kenyamanan keluarganya sehari-hari.

“Baunya sangat menyengat, setiap saat” ujar Tutik kepada Teras Bojonegoro.com, Selasa (10/03/2025). “Saya dan keluarga sering merasa mual dan pusing karena bau sampah ini.”

Tutik mengaku telah beberapa kali menyampaikan keluhannya kepada pihak terkait, namun hingga kini belum ada solusi yang memuaskan.

Ia berharap pemerintah desa dan dinas terkait segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah tersebut.

“Saya sudah beberapa kali lapor ke pak mantri pasar, tapi belum ada perubahan,” keluhnya.

” saya minta agar kontainer sampah itu dipindahkan atau,” ujar Tutik

Tutik menambahkan, keluhannya mewakili keresahan warga sekitar yang juga terganggu oleh bau sampah tersebut.

Masih menurut Tutik Keberadaan kontainer sampah yang kurang terawat dan pengelolaan sampah yang tidak optimal menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan sekitar.

Sementara itu Kepala Bidang Persampahan, Dinas Lingkungan hidup, Fatoni, ditemui awak media di kantornya mengatakan, menurutnya banyak warga yang membuang sampah dengan cara melempar dari kendaraan bermotor, bukannya turun dan memasukkan sampah ke dalam kontainer.

“Sebenarnya keberadaan kontainer itu membantu masyarakat, karena selain sampah pasar, banyak warga yang membuang sampah di situ,” ungkap Kepala Bidang Persampahan.

“Namun, yang disayangkan adalah cara membuangnya. Mereka melempar sampah dari motor, bukan turun dan memasukkannya ke kontainer.” katanya.

Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro bersama Camat setempat tengah mencari solusi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mencari kontainer sampah pengganti.

“Saat ini kami dan Pak Camat sedang mencari bahan untuk tempat kontainer sampah yang baru,” terangnya.

Pengalaman sebelumnya menunjukkan tantangan dalam pengelolaan kontainer sampah. Perpindahan kontainer di Kecamatan Kedungadem pernah mengalami kendala berupa mobil pengangkut yang sering mogok di lokasi tersebut. Penyebabnya belum diketahui pasti.

“Dulu kita pernah pindah di Kecamatan Kedungadem, tetapi saat mengambil bak kontainer, mobil kita selalu mogok. Entah karena faktor apa, kita kurang paham. Beberapa mobil kita mogok dan sempat kita bawa kembali,” beber Kepala Bidang Persampahan.

Sampai saat berita ini di tayangkan pihak pasar belum bisa ditemui, upaya untuk menghubungi melalui sambungan aplikasi WhatsApp juga tidak mendapatkan balasan. (Red/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *