DPRD Dan Bupati Bojonegoro Beda Pendapat Terkait Pengadaan Mobil Dinas

Pemerintahan1938 Dilihat

Bojonegoro,Terasbojonegoro.com – Dewan pimpinan rakyat daerah Kabupaten Bojonegoro telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2.9 M untuk pengadaan mobil dinas baru bagi pimpinan DPRD Bojonegoro Jawa Timur.

Langkah ini dinilai krusial untuk menunjang kinerja optimal dan pelayanan publik yang lebih efektif.

Sementara itu Pimpinan DPRD Bojonegoro, Sahudi, menjelaskan bahwa kondisi mobil dinas saat ini sudah berusia lebih dari lima tahun (keluaran 2018) telah menimbulkan berbagai kendala waktu dilapangan.

“Mobil dinas kami sudah sangat tua dan mengalami kerusakan signifikan,” ujar Sahudi, ketika ditemui terasbojonegoro.com(10/2/2025)

Ketua DPC partai Gerindra ini menambahkan” mobil dinasnya sendiri yang mengeluarkan asap berlebihan dan hanya mampu melaju maksimal 120 km/jam.

Kondisi ini jelas menghambat mobilitas dan efisiensi kerja, terutama saat menghadiri rapat di Jakarta atau kunjungan kerja ke luar daerah.

Bojonegoro menjadi satu-satunya kabupaten di sekitarnya yang masih menggunakan mobil dinas setua itu, sementara Tuban, Lamongan, dan Gresik telah memiliki armada baru.

lanjut Sahudi, Biaya perawatan yang terus membengkak juga menjadi pertimbangan utama. Perbaikan pada komponen vital seperti sistem pengapian atau piston berpotensi menimbulkan kerusakan berantai karena keausan komponen yang sudah sangat tinggi.

“Biaya perawatan akan jauh lebih besar daripada pengadaan mobil baru,” ujar Sahudi.

Selain itu, risiko mogok di tengah jalan selama kunjungan kerja, yang dapat mengganggu agenda penting dan pelayanan publik, menjadi kekhawatiran serius.

Sahudi menambahkan, pengadaan mobil dinas baru bukanlah sekadar penggantian kendaraan, melainkan investasi untuk memastikan kelancaran tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Masih menurut Sahudi, Mobil dinas yang handal dan terawat akan menjamin efisiensi waktu dan mobilitas bagi para pejabat, sehingga mereka dapat fokus pada tugas dan tanggung jawabnya.

“Pilihan Innova Zenix, sesuai regulasi (2200 cc untuk wakil ketua DPRD dan 2500 cc untuk ketua DPRD), ini merupakan pilihan yang tepat dan efisien, bukan untuk kemewahan, kalau kita minta yang mewah bisa saja yang penting tidak menyalahi aturan, tetapi kita memilih mobil yang sederhana saja,” tegasnya.

Sahudi Juga Menyampaikan kalau mas bupati tau keadaan mobil yang dipakai pimpinan Dewan saat ini pasti akan menerima alasan kami untuk membeli mobil Dinas baru untuk pimpinan.

terkait pengadaan tersebut Bupati Wahono dengan tegas mengatakan bahwa penganggaran tersebut akan dihentikan sementara waktu.

“Anggaran itu kita hold dulu, dan saya tidak mau menerima mobil dinas yang baru,” tuturnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada 10 Februari 2025 .

Menurutnya, meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro cukup besar, namun masih banyak keperluan lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.(Red/Gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *