BKPH Tondomulo Lakukan Gertak Tanam Bersama IIK Untuk Keberlanjutan Hutan Lestari

News849 Dilihat

Bojonegoro,Terasbojonegoro.com – Perhutani BKPH Tondomulo KPH Bojonegoro DIVISI REGIONAL Jawa Timur, Melaksanakan GERTAK TANAM (Gerakan Serentak Menanam) bersama IIK (Ikatan Istri Karyawan Perhutani) Ranting BKBH Tondomulo Cabang KPH Bojonegoro di Desa Tondomulo kecamatan Kedungadem kabupaten Bojonegoro (07/12/2024) pagi

Asper BKPH Tondomulo Eko Sudiarto pada saat apel bersama anggotanya mengatakan, Pagi hari ini kita akan melaksanakan acara Gertak Tanam di petak 80 G RPH Bunten,jenis tanaman jati dengan jarak tanam 6m x 3m sistem tanam BH,semua di kerjakan dengan bayar tenaga,tidak ada bantuan dari pesanggem.

Perlu di ketahui tahun 2024 ini rencana tanaman awal di BKPH Tondomulo sebesar 162 hektar ada pengurangan menjadi 89 hektar,karena melihat kondisi di BKBH Tondomulo ini masih ekstrim,kalau di paksa tanam rawan gagal.

” Dengan adanya pengurangan ini kami berharap tahun 2024 ini bisa berhasil sesuai yang di tentukan oleh perusahaan 95% untuk tanaman ke 2.” ucapnya.

Masih kata Eko Sudiarto, Kami berharap dengan perluasan sebesar ini berada di tiga RPH,yaitu Malang Mbong, Bunten dan Mundu,

lanjut Eko ,pada kesempatan ini tidak henti-hentinya saya selaku Asper selalu mengingatkan untuk menjaga kekompakan.

untuk ibu ibu kami mohon dukungannya selalu menyemangati kepada bapak bapaknya dalam bertugas di BKPH Tondomulo ini bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya.

” Dengan acara Gertak Tanam ini semoga mendapatkaan berkah terutama wilayah BKPH Tondomulo bisa lebih baik ke depannya,”imbuhnya.

Eko Sudiarto juga mengungkapkan Program dari Perhutani setiap tahun mengeluarkan RTT tanaman,untuk reboisasi Perhutani pengelolaan keberlanjutan hutan harus lestari,

setiap ada tebangan harus di tindak lanjuti dengan kegiatan tanaman rutin setiap tahun dan masing masing BKPH ada kegiatan tanaman,misinya peduli terhadap kepentingan masyarakat dan lingkungan memberi kesempatan dan peluang untuk tanam yang sesuai dengan kondisi alam.

Sebenarnya usaha Perhutani itu sudah luar biasa untuk mengelola sumber daya hutan,akan tetapi juga banyak kendala terkait sosialnya.

” Kalau di wilayah BKPH Tondomulo ini mulai tahun 2019 sudah ada PHPS yang mengelola masyarakar dari pengajuan masyarakat sendiri”.jelasnya.

Sementara ketua IIK (Ikatan Istri Karyawan Perhutani ) Masruroh kepada media ini menuturkan,’Alhamdulillah setelah melakukan penanaman,semoga hutan kita menjadi lestari dan semoga kelompok IIK Ranting BKPH Tondomulo semakin kompak semakin sukses untuk ke depannya.

“Semoga masyarakat bisa melestarikan hutan,mau menanam penghijauan kembali di hutan agar tidak terjadi bencana di sekitar hutan kita”,tandasnya,(Red/Kun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *