Ponorogo,Terasbojonegoro.com – Paguyuban reog bakal terus bertambah bersamaan Pemkab Ponorogo getol menyalurkan bantuan dhadhak merak lengkap dengan kepala singa barong ke desa-desa.
Penyerahan satu set topeng besar untuk pertunjukan reog itu diserahkan langsung Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko kepada Kepala Desa Nglumpang Hermawan Sutikno, Minggu (23/6/2024).
Warga Desa Nglumpang di Kecamatan Mlarak memilih nama Harimau Tenggara untuk grup reognya. Mereka menyambut suka cita atas bantuan dhadhak merak dan barongan itu.
“Rasanya tidak sabar lagi mementaskan Harimau Tenggara dengan dhadhak merak dan barongan baru,. Kami tidak meragukan lagi kepedulian Kang Bupati Sugiri terhadap kelestarian Reog Ponorogo,” tandas Hermawan.
Dia tunjuk bukti tingkat kehadiran Kang Bupati sapaan Bupati Sugiri Sancoko– yang selalu menyempatkan diri datang ketika mendapat undangan pentas reog.
Selain itu, terus berjuang mencatatkan Reog Ponorogo sebagai sebagai warisan budaya tak benda ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
“Ini wujud kepedulian seorang pemimpin. Mari kita dukung bupati yang punya kepedulian tinggi terhadap kelestarian Reog Ponorogo,” imbuhnya.
Sementara itu, Kang Bupati tetap meyakini peran reog sebagai penggerak kuat kincir ekonomi. Hasil sigi Kemenparekraf pada 2021 lalu mencatat terdapat 365 paguyuban reog di Ponorogo dengan anggota masing-masing sebanyak 60 orang.
Itu berarti ada serapan tenaga kerja sebanyak 24.840 orang dengan omzet tahunan senilai Rp 5,4 miliar rupiah. Belum lagi geliat seni kriya dan UMKM yang mengikuti pertunjukan reog.
” Selain sebagai warisan budaya adiluhung, reog mampu nguripi (menghidupi) banyak orang,” bener Kang Bupati. (red/Kun).







