Gubernur Khofifah Lantik Komite Komunikasi Digital Jatim

Pemerintahan458 Dilihat

Surabaya,Terasbojonegoro.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (30/06/2022) malam melantik anggota Komite Komunikasi Digital Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 – 2024.

Pelantikan berlangsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya yang juga dihadiri oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurcahyanto, Ketua Komisi A DPRD Jatim, Mayjen TNI (Purn) Estu Hari Subagio serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim, Dr Hudiyono M.Si selaku Ketua Komite Komunikasi Digital Jatim.

Dalam sambutannya Gubernur Khofifah mengatakan, komite ini bisa di breakdown hingga kabupaten dan kota, karena memang kebutuhan mengkomunikasikan banyak hal terkait dengan badai informasi yang dahsyatnya luar biasa.

“Kalau kita sering ketemu pikiran, program dan action plan InsyaAllah semuanya akan ter-manage dengan baik,” ujarnya

Menurutnya, perubahan mainside harus dibentuk dengan baik, jangan dibiarkan berjalan secara natural.

“Konten kreator menjadi sangat penting untuk membuat produk-produk positif menghiasi dunia maya,” katanya.

Gubernur Khofifah meminta Komite Komunikasi Digital harus melakukan sinergitas dan bersama-sama menjaga agar masyarakat bisa memperoleh informasi yang akurat, berkualitas dan edukatif. Meningkatkan literasi informasi dan literasi digital kepada masyarakat.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jatim, Hudiyono mengatakan, kehadiran komite ini secara khusus memang dimaksudkan untuk menghadirkan ruang digital yang sehat bagi masyarakat. Mengingat saat ini ada jarak yang cukup lebar antara akses digital masyarakat yang tinggi di satu sisi, namun literasi digital yang rendah di sisi lain.

Data yang dirilis We Are Social dan Hootsuite, sebuah lembaga layanan konten yang berpusat di Kanada, mencatat pada Februari 2022 jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 204 juta jiwa atau 73% penduduk Indonesia. Dari jumlah tersebut, 191 juta penduduk adalah pengguna aktif media sosial. Sedangkan jumlah waktu rata-rata akses internet masyarakat Indonesia kini telah mencapai hampir 9 jam per hari.

Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penduduk Indonesia kini memiliki tingkat akses digital yang demikian tinggi. Namun sayangnya belum selaras dengan tingkat literasi digital.

sedangkan Survei literasi digital nasional yang dilakukan Kementerian Kominfo RI pada tahun 2020 menyebut indeks literasi digital Indonesia masih di level sedang, dengan skor 3,47 dari skala 1 – 4.

Dikatakan Hudiyono , semua pihak perlu untuk duduk bersama menjembatani adanya fakta, bahwa masyarakat memiliki akses digital yang tinggi di satu sisi namun masih memiliki tingkat literasi digital yang rendah di sisi lain. Untuk itulah, Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim bersama berbagai stakeholder seperti Kepolisian, TNI, akademisi, media massa dan berbagai unsur masyarakat lainnya menginisiasi lahirnya komite komunikasi digital provinsi jawa timur ini. (red/ek).

Berikut daftar anggota Komite Komunikasi Digital Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 – 2024 meliputi:

1. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Dr Hudiyono M.Si.

2. Kepala Penerangan Kodam V Brawijaya, Letkol. Arm. Kusdi Yuli Suhandra.

3. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Dirmanto, SH, SIK.

4. Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Fathur Rohman, SH., MH.

5. Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur, Dr. Arief Rahman, ST., MM.

6. Akademisi Universitas Airlangga, Dr. Drs. Suko Widodo, M.Si.

7. Dosen Komunikasi Universitas Bhayangkara Surabaya, Dr. Fitria Widiyani Roosinda, S.Sos, M.Si.

8. Sekretaris Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur, Dra. Saptini Darmaningrum.

9. Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Prof. Akhmad Muzakki, Grad. Dip. SEA, M.Phil., Ph.D.

10. Kepala Pusat Kajian Sustainable Development Goals ITS, Dr. Dra. Ganes Tuti Rumiati, M.Sc.

11.Dosen Fakultas Hukum Universita Airlangga, Dr. Hesti Amiwulan, SH., M.Hum

12.Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Timur, Drs. Machmud Suhermono, M.I.Kom., M.IP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *