Skema Bansos PMK Tengah Disiapkan Pemprov Jatim

Pemerintahan473 Dilihat

Surabaya,Terasbojonegoro.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa pimpin
Rapat skema Bansos) terkait Penyakit Mulut dan Kuku di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (19/6/2022).

Gubernur Khofifah memberikan beberapa penegasan dan arahan dalam rapat koordinasi yang diikuti tujuh kepala perangkat daerah terkait. Arahan terkait rencana pemberian bansos dari anggaran BTT (Belanja Tidak Terduga) dan percepatan penanganan PMK.

“Perlu koordinasi terkait penyaluran bantuan dari pusat dan daerah untuk peternak yang sapinya mati karena PMK. Koordinasi sebagai tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 31 Tahun 2022 tentang Penanganan Wabah PMK serta Kesiapan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah,” kata Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah meminta jajaran OPD terkait untuk menyiapkan payung hukum atau regulasi bagi pemerintah daerah. Hal itu terkait rencana untuk bisa mengeluarkan anggaran BTT bagi peternak yang sapinya mati akibat PMK, penekanan lain juga diberikan untuk memastikan agar tidak ada ternak yang mati akibat PMK.

“Perlu dilakukan percepatan vaksinasi dan penyaluran obat-obatan untuk ternak sapi yang terjangkit PMK,” ujarnya.

Selain itu, gubernur juga mengoordinasikan agar industri persusuan di Jawa Timur tetap lancar.

“Kami berupaya, jangan sampai produk susu ditolak importir. Seperti produksi susu Nestle dan Indolacto. Jangan sampai ditolak. Kami memastikan produk susu dari Jawa Timur yang diekspor dalam kondisi aman dan layak konsumsi,” tuturnya.

Usai rapat digelar, tujuh kepala OPD Pemprov Jatim langsung melakukan rapat koordinasi intensif menindaklanjuti arahan Gubernur Jatim. Di antaranya Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Inspektur, Kalaksa BPBD, Kabiro Hukum, Kadis Peternakan dan Kadis Kominfo,(red/ek).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *