Kondisi Terkini Daerah Terdampak Erupsi Semeru Di Wilayah Kecamatan Pronojiwo

News, Pemerintahan899 Dilihat

Lumajang,Terasbojonegoro.com – Posko Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov Jatim menyampaikan kondisi terkini daerah terdampak guguran awan panas (APG) di Wilayah Kecamatan Pronojiwo, hingga Minggu (5/12/2021) pukul 19.00.

Perlu dikefahuisaat ini jumlah pengungsi masih dalam pendataan, di Kecamatan Pronojiwo jumlah pengungsi sebanyak 305 jiwa. Tempat pengungsian di SDN Supiturang 04 sekitar 80 jiwa, Masjid Baitul Jadid Dsn. Supiturang sekitar 50 jiwa, SDN Oro Oro Ombo 3, sekitar 20 jiwa, SDN Oro Oro Ombo 2 , sekitar 35 jiwa, Masjid Pemukiman Dsn. Kampung Renteng Ds. Oro Ombo sekitar 20 jiwa, Balai Ds. Oro Oro Ombo sekitar 40 jiwa, Balai Ds. Sumberurip sekitar 25 jiwa, dan di SDN Sumberurip 2, sekitar 25 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Prov Jatim, Budi Santosa, mengatakan, di lokasi sinyal komunikasi tidak ada dikarenakan gangguan listrik mengakibatkan komunikasi terputus. Semua Desa Terdampak di Kec. Pronojiwo bisa diakses kecuali sisi Utara Curah Kobokan (dapat diakses dari sisi Lumajang). Terjadi listrik padam (rencana besok (hari ini, Senin) pagi jika sudah ada rekom dari ESDM aman maka akan dinyalakan).

Sementara BTS untuk komunikasi ponsel padam (Senin, 6/12/2021 akan dilakukan evaluasi dalam penanganan darurat). Pendirian Pos Dukungan BPBD Prov Jatim bersama BPBD Kab. Malang dan BPBD Kota Batu. Dukungan dapur umum (DU) oleh Dinsos Jatim Prov Jawa Timur, dan mempersiapkan untuk layanan Pos Pendukung.

lanjut Budi, untuk kapasitas dapur umum Dinsos/TAGANA sebanyak 2500 bungkus sekali masak, Galena 500 bungkus, PMI 1500 bungkus.

Kendala pada lokasi yang ditangani PMI kesulitan mencari gas, kertas bungkus, lauk pauk, sayur. Diupayakan pendataan pengungsi mulai malam ini (5/12/2021) yang dikoordinir oleh FPRB bersama MDMC, YDSF dan BPBD Kab. Jombang.

Msih menurut Budi, untuk saat ini fokus pelaksanaan untuk pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, pemutakhiran data pengungsi dan data orang hilang serta pembersihan aksea jalan.

“Upaya keamanan di sekitar lokasi putusnya Jembatan Gladak Perak sudah dilaksanakan dengan memblokir akses dengan alat berat,” ujarnya.

Sebagai informasi, di Kec. Pronojiwo daerah yang terdampak meliputi Desa Pronojiwo, Desa Oro-oro Ombo, Desa. Sumberurip, Dsn. Curah Kobokan, dan Desa. Supiturang.(ek/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *