FORUM MASYARAKAT KALIOMBO ANTI PENCEMARAN LINGKUNGAN DATANGI DPRD BOJONEGORO

News1488 Dilihat

Terasbojonegoro.com | Gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro didatangi warga yang mengatas namakan dirinya sebagai forum masyarakat kaliombo anti pencemaran lingkungan. Mereka adalah warga sekitar pengeboran jambaran tiung biru.

Komisi A, DPRD Kabupaten Bojonegoro menampung segala aspirasi dan usulan dari masyarakat yang tinggal di wilayah pengeboran minyak tersebut, yang diwakili oleh forum masyarakat kaliombo untuk di sampaikan ke komisi A.

Adapun permintaan masyarakat kaliombo sebagai berikut :
1. Pemerintah yang berwenang meninjau kembali ijin lingkungan yang telah di keluarkan untuk kegiatan eksplorasi gas di wilayah jambaran karena dianggap oleh warga telah terjadi pencemaran.
2. Pertamina EP Cepu untuk segera melakukan langkah yang kongkrit guna mengatasi terjadinya pencemaran berupa bau tidak sedap yang menyengat dan kebisingan yang membuat masyarakat tidak nyaman.
3. Apabila Pertamina EP Cepu tidak mampu untuk mengatasi terjadinya pencemaran udara berupa bau tidak sedap dan suara bising tersebut, maka lebih baik sumur gas yang berada di dekat permukiman penduduk di hentikan atau ditutup.

Sementara itu Anam Warsito selaku LBG AKAR yang mendampingi forum masyarakat kaliombo di hadapan para awak media menjelaskan, Masyarakat trrsebut sangat berdampak langsung karena warga tersebut tinggal di sekitar pengeboran minyak Jambaran tiung biru.

“Kalau siang hari mungkin tidak begitu di rasakan. namun di saat malam hari suara keras membuat warga sekitar menjadi ketakutan terutama anak-anak mereka trauma dan ketakutan,” kata Anam Warsito.

Masyarakat tersebut merasakan dampak langsung dengan adanya bau yang tidak sedap. Masyarakat takut dan resah, kwatir kalau bau gas tersebut akan berdampak kematian atau hilangnya nyawa.

“Masyarakat meminta agar Pertamina EP Cepu segera bertindak supaya bau yang tidak sedap dan suara yang keras tersebut hilang. mereka menginginkan hidup tenang seperti sebelum ada pengeboran gas,” tandasnya (Edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *