Jalan Rigid Beton Program IKK Di Dusun Cemplo Desa Kedungadem Retak Dari Faktor Alam

Desa1066 Dilihat

Bojonegoro,Terasbojonegoro.com – Program Ibu Kota Kecamatan (IKK) dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berfokus pada modernisasi infrastruktur kawasan pusat kecamatan. Salah satu wujud utamanya adalah peningkatan kualitas jalan lingkungan dan poros rigid beton

Pembangunan jalan rigid beton melalui Program Ibu Kota Kecamatan (IKK) oleh Pemkab Bojonegoro dikerjakan secara kontraktual (melalui pihak ketiga/kontraktor).

Sistem ini berbeda dengan program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) yang umumnya menggunakan metode swakelola oleh Pemerintah Desa.

Seperti yang disampaikan Sunarto Kasun Cemplo Desa Kedungadem bahwa
pembangunan Jalan rigit beton dari program IKk di dusun cemplo Desa Kedungadem tahun 2024 dengan volume panjang 150 meter,lebar 3 meter dan tebal 20 centimeter dikelola langsung oleh Dinas PKP Cipta Karya Bojonegoro saat ini mengalami retak disalah satru titik karena tanahnya mengalami ambles.

“Jalan yang retak itu program IKK tahun 2024 bukan dari BKD mas “‘katanya.

Lanjutnya,Kerusakan pada jalan rigid beton program IKK (Infrastruktur Jalan Kecamatan) tahun 2024 di Dusun Cemplo Desa Kedungadem ambles dan faktor alam.

Ketika tanah di bawah pelat beton ambles, tercipta rongga kosong (void) yang membuat pelat beton kehilangan tumpuan, menggantung, dan akhirnya pecah atau retak secara struktural saat dibebani kendaraan.

Meskipun konstruksi beton memiliki daya tahan tinggi, ketidakstabilan tanah di bawahnya akibat faktor alam sering kali memicu keretakan struktur.

Dengan adanya kejadian tersebut pemdes Kedungadem tahun 2026 telah mengusulkan perbaikan kepada pemkab Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) agar segera dilakukan perbaikan, (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *