Proses Perijinan Pembangunan Tebing Sungai Yang Berbelit Salah Satu Rumah Warga Clebung Roboh Diterjang Banjir

News1015 Dilihat

Bojonegoro, Terasbojonegoro.com – Kejadian robohnya salah satu rumah warga Desa Clebung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur beberapa waktu lalu akibat terjangan arus sungai yang mengikis tanah tempat rumah tersebut berdiri seolah menyadarkan kita akan pentingnya pembangunan segera Pelindung Tebing Sungai.

pemkab Bojonegoro melalui Dinas Sumber Daya Air telah melakukan proses lelang 26 paket pekerjaan pelindung tebing sungai senilai 30 milyar namum yang mendapat izin dari Dirjen PU SDA Kementerian Pekerjaan Umum hanya beberapa titik.

tentunya apa yang sudah dialokasikan anggaran dari Pemkab Bojonegoro akan berdampak pada pemukiman warga di bibir sungai yang tanahnya rawan tergerus arus sungai saat musim hujan.

Mengenai kejadian ambruknya rumah warga tersebut

Heru Wicaksi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro adanya kejadian ambruknya rumah warga tersebut kepada media ini mengatakan agar warga tidak panik dan pihaknya segera menindaklanjuti. (Jumat 05/12/2025)

” Mari kita tingkatkan usaha pelestarian lingkungan dan menumbuhkan kepedulian antar sesama.” bebernya.

Heru juga menambahkan akan mengajukan bantuan kepada Pemkab Bojonegoro dan mengajak agar warga juga ikut membantu.

“Untuk meminimalisir potensi bencana harus dipetakan dan memitigasi daerah potensi bencana sesuai UU nomor 24 tahun 2007 tentang penaggulangan bencana. ” tandasnya.

Terkait mengenai izin pembangunan Pelindung Tebing Sungai yang mandek di Kementerian media ini beberapa waktu lalu sudah melakukan konfirmasi kepada Helmi Elizabeth Kepala Dinas Pekerjaan Umum SDA Kabupaten Bojonegoro dan membenarkan bahwa masih berproses perizinanya.

Banyak warga juga menyayangkan mengapa izin pembangunan Pelindung Tebing Sungai tidak segera dikeluarkan untuk meminimalisir terjadinya bencana serupa.

“Andai saja ada bronjongnya pasti tidak akan ambruk rumah tersebut terkikis arus sungai. “kata Eko salah seorang warga.

“Kasihan masyarakat yang rumahnya ditepi sungai tinggal tunggu waktu air akan menggerus tanah kalau tidak segera dibangun Pelindung Tebing Sungai” ujarnya menambahkan.

Diperlukan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat rumahnya ditepi sungai yang kawatir akan luapan air sungai dengan arus deras yang mengancam eksistensinya sehingga urusan perizinan dan birokrasi tidak berbelit dapat segera dilaksanakan pembangunan tebing sungai yang ada di wilayah Kab Bojonegoro untuk meminimalisir kejadian serupa (Red/Tn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *