Ditengah Gencarnya Efisiensi Anggaran Sekretariat DPRD Bojonegoro Mengalokasikan Pengadaan Mobil Dinas Baru

News1017 Dilihat

Bojonegoro,TerasBojonegoro com – Di tengah kondisi ekonomi masyarakat Bojonegoro yang sulit, Sekretariat DPRD telah menganggarkan dana sebesar Rp975.593.430 untuk pembelian mobil dinas baru bagi pejabat eselon 1 dan Rp2.097.757.920 untuk eselon 2. Pengalokasian anggaran ini memicu pertanyaan tentang prioritas Sekretariat DPRD dalam mengalokasikan dana.

Menurut Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Bojonegoro, Eko Subiono, “pengalokasian anggaran ini sudah terkonfirmasi.” Terangnya singkat saat di hubungi melalui sambungan aplikasi WhatsApp.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perkumpulan Independen Peduli Rakyat Bojonegoro (PIPBR) Manan, menilai DPRD Bojonegoro Tidak Perlu Menganggarkan Pengadaan Mobil Dinas Baru.

“Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro kita nilai tidak perlu menganggarkan pengadaan mobil dinas baru. Keputusan ini didasarkan pada beberapa alasan yang kuat,” katanya.

Lebih lanjut Manan menjelaskan, menurutnya, kendaraan dinas DPRD yang ada saat ini masih sangat layak pakai.

“Tidak ada alasan yang kuat untuk mengganti kendaraan yang masih dalam kondisi baik. Hal ini menunjukkan bahwa pengadaan mobil dinas baru tidaklah mendesak,” ucapnya.

Manan juga mengatakan, jika kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro masih tergolong tinggi, masih menurut Manan, angka kemiskinan yang masih tinggi menunjukkan bahwa masyarakat Bojonegoro masih membutuhkan perhatian dan bantuan yang lebih besar.

“Oleh karena itu, pengalokasian anggaran untuk pengadaan mobil dinas baru dianggap tidak tepat,” imbuh Manan.

Manan menambahkan, menurutnya pemerintah pusat telah menghimbau untuk efisiensi anggaran. Himbauan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran dan menghindari pemborosan.

Dalam konteks ini, pengadaan mobil dinas baru dianggap tidak efisien dan tidak sesuai dengan himbauan pemerintah pusat.

“pembangunan jalan poros desa di Kabupaten Bojonegoro masih belum tuntas 100%. Infrastruktur yang belum memadai ini masih membutuhkan perhatian dan anggaran yang lebih besar. Oleh karena itu, pengalokasian anggaran untuk pengadaan mobil dinas baru dianggap tidak tepat dan tidak sesuai dengan prioritas pembangunan di Kabupaten Bojonegoro.” Pungkas Manan.

Sementara itu Sekretaris DPRD Bojonegoro saat di konfirmasi oleh terasbojonegoro.com melalui sambungan aplikasi WhatsApp belum memberikan balasan.(Red/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *