DR. K.H Tamam Syaifuddin : Pers Harus Profesional Jangan Terbawa Arus Abrasi Demokrasi

News586 Dilihat

Bojonegoro,Terasbojonegoro com – Puncak kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) sukses dilaksanakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bojonegoro di Hotel Dewarna, Selasa (7/3/2023).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) mendapatkan penghargaan.

Sementara Pengasuh Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro,Tamam Syaifuddin yang juga hadir dalam kesempatan ini mengapresiasi penghargaan yang diberikan PWI Bojonegoro salah satunya kepada Bupati Anna Mu’awanah.

“Ini merupakan kegiatan yang luar biasa dan penting untuk momentum kebangkitan PWI,” ucapnya disela-sela acara.

Menurut Tamam, dengan pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari penghormatan jasa-jasa para pemimpin dan momentum keberhasilan Bojonegoro dalam semua sektor.

“Apalagi ini kan era keterbukaan, jadi perlu juga mempublikasikan keberhasilan yang telah dicapai para pemimpin Bojonegoro,” imbuhnya

Dia menegaskan, jika saat ini terjadi abrasi demokrasi. Artinya, mulai terjadi pengikisan demokrasi yang sebenarnya.

“Padahal, pers memiliki penjelasan kepada masyarakat hal-hal yang positif juga. Butuh keberimbangan berita termasuk keberhasilan yang dicapai sekarang ini,” tuturnya.

Pihaknya berharap, kedepan, PWI Bojonegoro harus komitmen dengan profesinya sebagai transformasi pengetahuan secara praktis kepada masyarakat melalui media.

“Saya harap, teman-teman media ini tetap menjaga keprofesionalan dan jangan kena abrasi demokrasi,”pungkasnya.(red/ek).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *